Pyridam Farma (PYFA) Tunda Rights Issue Juli 2026
PT Pyridam Farma Tbk menunda pelaksanaan rights issue jilid II yang dijadwalkan Juli 2026, menyusul kondisi pasar modal dan makroekonomi yang dinilai belum kondusif untuk aksi korporasi tersebut.
Arsip Aksi Korporasi
Penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD/PMHMETD) bagi pemegang saham lama - termasuk rasio, harga pelaksanaan, dan jadwalnya.
8 berita · dipantau otomatis dari rilis & media, dicocokkan dengan sumber asli
PT Pyridam Farma Tbk menunda pelaksanaan rights issue jilid II yang dijadwalkan Juli 2026, menyusul kondisi pasar modal dan makroekonomi yang dinilai belum kondusif untuk aksi korporasi tersebut.
PT Energi Mega Persada Tbk menetapkan harga pelaksanaan rights issue Rp310 per saham dengan rasio 2:1, berpotensi menerbitkan hingga 13,28 miliar saham baru. Pemegang saham pengendali SGK tidak melaksanakan haknya dan mengalihkan 2,33 miliar rights ke BKI.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menerbitkan 219,5 miliar saham baru senilai Rp27,7 triliun untuk akuisisi 49 persen saham Borneo Prima. Pengendali akan melaksanakan hak via inbreng, potensi dilusi hingga 99,79 persen bagi pemegang saham lainnya.
GMF AeroAsia mengungkapkan rencana melakukan rights issue untuk memenuhi ketentuan minimal free float 12,5% pada Maret 2027, dan selanjutnya 15% pada 2028 sesuai aturan bursa.
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk merencanakan rights issue hingga 25 miliar saham dengan nilai nominal Rp10 per saham, mewakili maksimal 36,36% modal setelah pelaksanaan. Mayoritas dana akan dialokasikan untuk pembelian kendaraan listrik anak usaha.
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mengumumkan rencana rights issue dengan penerbitan maksimal 721,5 juta saham baru, mewakili 60% saham beredar pasca penerbitan, untuk mendanai rencana akuisisi anak usaha PTRO.
PT Cakra Buana Resources Energi (CBRE) menunjuk Gunanusa Utama Fabricators sebagai salah satu standby buyer dalam rights issue yang berpotensi menghimpun dana hingga Rp1,91 triliun. Pelaksanaan aksi korporasi kini menunggu persetujuan OJK.
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melepas 89,91 miliar saham baru dengan harga Rp53 per saham, menambah 34,15% ekuitas. Dana mayoritas untuk melunasi pinjaman anak usaha tol BTI senilai Rp4,36 triliun.
Istilah terkait
Jenis aksi lain