RAAM Matangkan Rights Issue 1,36 Miliar Saham untuk Ekspansi 50 Bioskop
PT Multivison Plus Tbk (RAAM) terus mematangkan rencana rights issue hingga 1,36 miliar saham baru (20% modal disetor) yang telah disetujui RUPS untuk ekspansi Platinum Cineplex dan pendanaan produksi konten. Penetapan harga dan jadwal masih dalam proses.
PT Multivison Plus Tbk (RAAM) tengah mematangkan pelaksanaan aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue yang telah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 5 Mei 2026. Perseroan berencana menerbitkan hingga 1,36 miliar saham baru, setara 20 persen dari modal disetor, dengan potensi dilusi maksimal mencapai 16,67 persen bagi pemegang saham yang tidak mengambil haknya.
Direktur Utama PT Multivison Plus Tbk, Raam Jethmal Punjabi, menegaskan bahwa dana hasil rights issue akan dialokasikan untuk dua keperluan strategis: modal kerja pendanaan produksi konten dan penyertaan modal ke anak usaha, PT Platinum Sinema, yang akan membangun 50 bioskop baru.
Rincian Transaksi
Rights issue RAAM akan menerbitkan hingga 1,36 miliar saham baru atau setara 20 persen dari modal disetor dengan potensi dilusi maksimal 16,67 persen. Persetujuan dari RUPS telah diperoleh pada 5 Mei 2026, memberikan mandat kepada manajemen untuk melaksanakan aksi korporasi ini.
Meski telah mengantongi persetujuan pemegang saham, perseroan saat ini masih dalam tahap memproses beberapa detail krusial, termasuk penetapan harga pelaksanaan HMETD, penyusunan prospektus final, dan penentuan jadwal penawaran. Berdasarkan ketentuan regulasi, RAAM memiliki waktu hingga 12 bulan ke depan dari tanggal persetujuan RUPS untuk merealisasikan rights issue ini.
Dana yang terkumpul dari penerbitan saham baru akan disalurkan ke dua pos utama: modal kerja untuk pendanaan produksi konten dan penyertaan modal ke PT Platinum Sinema yang akan melaksanakan pembangunan 50 bioskop baru di bawah merek Platinum Cineplex.
Konteks
Rencana ekspansi bioskop RAAM melalui anak usahanya, PT Platinum Sinema, hadir di tengah momentum positif industri perfilman nasional. Sepanjang tahun 2025, film bioskop di Indonesia mencatatkan 80,27 juta penonton, dengan film lokal menguasai 60 persen pangsa pasar. Dominasi film lokal ini menunjukkan kebangkitan industri perfilman domestik yang berpotensi menguntungkan bagi operator jaringan bioskop.
Sebagai operator bioskop dan perusahaan produksi konten, RAAM memiliki model bisnis terintegrasi yang menghubungkan produksi konten dengan distribusi melalui jaringan bioskopnya. Ekspansi 50 bioskop baru akan memperluas jangkauan distribusi, sementara pendanaan produksi konten akan memperkuat pasokan film untuk ditayangkan.
Apa Artinya
Implikasinya, rights issue RAAM merupakan langkah perluasan kapasitas yang memanfaatkan momentum positif industri perfilman nasional. Dengan film lokal menguasai 60 persen pangsa pasar pada 2025, ekspansi 50 bioskop baru berpotensi menangkap pertumbuhan permintaan dari penonton domestik yang kian mengapresiasi konten lokal.
Bagi pemegang saham, perlu dicermati bahwa dilusi maksimal 16,67 persen akan terjadi jika mereka tidak mengambil hak dalam rights issue ini. Keputusan untuk berpartisipasi akan bergantung pada penilaian terhadap prospek ekspansi dan harga pelaksanaan yang nantinya ditetapkan.
Yang juga perlu diperhatikan adalah eksekusi rencana pembangunan 50 bioskop baru. Di tengah persaingan ketat industri bioskop dan dinamika preferensi konsumen yang terus berubah, kemampuan RAAM dalam memilih lokasi strategis dan mengelola operasional jaringan yang lebih luas akan menjadi kunci kesuksesan investasi ini.
Secara umum, integrasi vertikal antara produksi konten dan distribusi bioskop dapat memberikan sinergi, namun keberhasilannya tetap akan bergantung pada kualitas konten yang diproduksi dan efisiensi operasional jaringan bioskop yang diperluas. Pemegang saham dan calon investor perlu menanti detail harga pelaksanaan dan prospektus yang lebih lengkap untuk menilai daya tarik penawaran ini.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Berapa jumlah saham baru yang akan diterbitkan RAAM dalam rights issue ini?
Untuk apa dana hasil rights issue RAAM akan digunakan?
Kapan rights issue RAAM akan dilaksanakan?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.