Indikator
Penjelasan tiap indikator kunci: apa artinya, bagaimana diukur, kenapa penting, dan cara membacanya. Klik untuk halaman lengkap dengan riwayat 12 bulan. Untuk dashboard live semua indikator sekaligus, lihat dashboard.
BI Rate
▼ 0.25%5.75%
BI Rate adalah suku bunga acuan kebijakan moneter Bank Indonesia (saat ini berbentuk BI 7-Day Reverse Repo Rate). Ia menjadi patokan biaya dana di sistem keuangan: dari bunga antarbank, deposito, sampai kredit.
USD/IDR
▲ 0.76%Rp 18.166
Kurs USD/IDR adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, yaitu berapa rupiah yang dibutuhkan untuk membeli satu dolar AS. Acuan resminya adalah Jisdor (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) dari Bank Indonesia.
IHSG
▼ 4.20%5.594,77
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) adalah indeks komposit yang mengukur pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Ia menjadi barometer umum sentimen pasar modal Indonesia.
Inflasi
▼ 0.03%2.48%
Inflasi YoY adalah kenaikan tingkat harga konsumen secara umum dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ia mengukur seberapa cepat daya beli rupiah tergerus.
PDB
▼ 0.02%5.03%
Pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) adalah laju pertumbuhan total nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam perekonomian. Ia ukuran paling luas dari kesehatan ekonomi.
Neraca Dagang
▲ 8.27%$4.32B
Neraca Perdagangan adalah selisih antara nilai ekspor dan impor barang dalam suatu periode. Surplus berarti ekspor lebih besar dari impor; defisit berarti sebaliknya.
CADEV
▼ 2.03%$135.37B
Cadangan Devisa adalah stok aset valuta asing yang dikuasai Bank Indonesia. Ia berfungsi sebagai bantalan untuk menjaga stabilitas rupiah dan memenuhi kewajiban eksternal.
SBN 10Y
▼ 0.18%6.82%
Yield SBN 10 tahun adalah imbal hasil Surat Berharga Negara bertenor 10 tahun. Ia menjadi acuan utama suku bunga bebas risiko (risk-free rate) domestik dan patokan harga banyak instrumen lain.
IKK
▲ 1.84%127,4
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mengukur persepsi dan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi ke depan. Ia indikator dini (leading) arah konsumsi rumah tangga.