INFLASI
Inflasi YoY
Indeks Harga Konsumen (IHK) Nasional, tahun ke tahun
3.34%
▲ 8.44% vs periode sebelumnya
Per 1 Juni 2026● Live
Per 1 Juni 2026, Inflasi YoY Indonesia tercatat 3.34%, naik dari 3.08% pada periode sebelumnya. Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS).
Inflasi YoY adalah kenaikan tingkat harga konsumen secara umum dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ia mengukur seberapa cepat daya beli rupiah tergerus.
Riwayat 12 bulan
Bagaimana diukur
Dihitung Badan Pusat Statistik (BPS) dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang memantau ratusan komoditas dan jasa, dirilis setiap bulan.
Kenapa penting
- Menentukan daya beli rumah tangga: inflasi tinggi menggerus nilai riil pendapatan.
- Jadi pertimbangan utama Bank Indonesia dalam menetapkan BI Rate.
- Memengaruhi suku bunga riil, imbal hasil obligasi, dan keputusan upah.
Cara membaca
Bank Indonesia menargetkan inflasi pada kisaran tertentu (sasaran resmi pemerintah). Inflasi terlalu tinggi menandakan tekanan harga; terlalu rendah atau negatif (deflasi) bisa menandakan permintaan lemah. Cek juga inflasi inti untuk melihat tekanan struktural.
Pertanyaan umum
- Apa itu inflasi YoY?
- Kenaikan harga konsumen umum dibanding periode sama tahun lalu, diukur BPS dari Indeks Harga Konsumen.
- Apa beda inflasi umum dan inflasi inti?
- Inflasi inti mengeluarkan komponen yang harganya bergejolak (pangan segar dan energi) sehingga lebih mencerminkan tekanan harga struktural.
Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi. Lihat disclaimer & metodologi.