Makroekonomi
Basis Poin
bps - satuan suku bunga
1/100 dari 1%. Bank sentral biasanya mengubah suku bunga dalam satuan 25-50 bps. BI Rate naik 25 bps = naik 0,25%.
Basis poin adalah satuan ukur perubahan suku bunga atau persentase yang sangat kecil, di mana 1 basis poin sama dengan 0,01%. Dengan demikian, 100 basis poin setara dengan 1%. Satuan ini dipakai agar perubahan kecil bisa dinyatakan secara presisi tanpa kebingungan.
Penggunaan basis poin penting untuk menghindari ambiguitas. Mengatakan bunga naik 1% bisa diartikan ganda, sedangkan menyebut kenaikan dalam basis poin membuat besarannya jelas. Bank sentral lazim mengubah suku bunga acuan dalam kelipatan basis poin tertentu.
Cara membacanya langsung: bagi jumlah basis poin dengan 100 untuk mendapatkan persentasenya. Misalnya, kenaikan 25 basis poin berarti naik 0,25%, sehingga acuan yang naik 25 bps berarti bertambah seperempat persen.
Dibahas dalam
- LaporanCara Membaca Rilis PDB BPS: y-on-y, q-to-q, c-to-c, ADHB dan ADHK
- LaporanPDB Triwulan II 2026 Tumbuh 5,29%: Melambat dari Q1, Semester I Tertinggi 5 Tahun
- LaporanInflasi Indonesia Juli 2026 Turun ke 2,88%, Bulanan Justru Deflasi 0,14%
- LaporanNeraca Dagang Juni 2026 Defisit USD 0,45 Miliar: Dua Bulan Beruntun, Migas Pemicunya
- SektorData sektor UMKM
- SektorData sektor F&B
Pertanyaan umum
- Apa itu basis poin?
- Basis poin adalah satuan perubahan suku bunga atau persentase di mana 1 basis poin sama dengan 0,01%, sehingga 100 basis poin setara 1%.
- Berapa 25 basis poin dalam persen?
- 25 basis poin sama dengan 0,25%, karena setiap basis poin bernilai 0,01%.
- Mengapa suku bunga dinyatakan dalam basis poin?
- Karena basis poin menghindari ambiguitas; menyatakan perubahan dalam basis poin membuat besaran perubahan suku bunga lebih presisi dan jelas.