Perbankan
Bunga Floating
Suku bunga mengambang mengikuti acuan
Suku bunga kredit yang dapat berubah selama masa pinjaman mengikuti perkembangan suku bunga acuan dan kebijakan bank. Kebalikan dari bunga fixed yang dikunci untuk jangka waktu tertentu.
Skema yang umum di KPR Indonesia: bunga fixed untuk beberapa tahun pertama, yang kerap dipasarkan sebagai tarif promosi, lalu beralih ke floating sampai lunas. Pada masa floating, bank meninjau tarif secara berkala dengan mempertimbangkan arah BI Rate, biaya dana, dan kondisi pasar · penyesuaiannya tidak otomatis satu banding satu dengan suku bunga acuan.
Bagi debitur, floating berarti angsuran bisa naik atau turun di tengah jalan. Risiko terbesar muncul saat siklus suku bunga sedang naik: angsuran setelah masa fixed berakhir bisa terasa jauh lebih berat dibanding masa promosi.
Sebelum mengambil kredit, tanyakan dasar penetapan bunga floating bank tersebut dan lihat Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang wajib dipublikasikan bank sebagai indikasi. Riwayat tarif floating bank di masa lalu juga membantu memperkirakan perilakunya, meski bukan jaminan.
Pertanyaan umum
- Apa itu bunga floating pada KPR?
- Bunga floating adalah suku bunga yang bisa berubah mengikuti kondisi pasar dan kebijakan bank selama masa kredit. Pada KPR, floating biasanya berlaku setelah periode bunga fixed di awal berakhir.
- Apa beda bunga fixed dan floating?
- Bunga fixed dikunci di angka tertentu untuk jangka waktu yang disepakati sehingga angsuran pasti, sedangkan floating dapat naik atau turun mengikuti tinjauan berkala bank.
- Apakah bunga floating selalu mengikuti BI Rate?
- Tidak otomatis. BI Rate memengaruhi arah umum biaya dana, tetapi besaran dan waktu penyesuaian bunga floating ditentukan kebijakan masing-masing bank.