TLKM Jual 70% NeutraDC Rp18-27 T, Target Harga Saham Naik 4%
PT Telkom Indonesia (TLKM) tengah dalam tahap akhir divestasi 70% saham NeutraDC ke operator pusat data global dengan valuasi US$1-1,5 miliar. Analis proyeksikan target harga saham berpotensi naik 4% jadi Rp3.900.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tengah dalam proses rencana divestasi 70% saham anak usahanya di bidang pusat data, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), kepada operator pusat data global. Transaksi yang ditargetkan rampung tahun ini tersebut mengindikasikan valuasi di kisaran US$1 miliar hingga US$1,5 miliar atau sekitar Rp18 triliun hingga Rp27 triliun.
Manajemen TLKM berencana menggandeng operator pusat data global sebagai mitra strategis untuk memperkuat kemampuan operasional NeutraDC, terutama dalam melayani perusahaan hyperscaler. TLKM telah menyaring kandidat mitra strategis hingga tahap akhir.
Rincian Transaksi
Divestasi mencakup 70% kepemilikan saham NeutraDC, anak usaha yang saat ini 100% dimiliki TLKM. Valuasi transaksi berada di rentang US$1 miliar · US$1,5 miliar (sekitar Rp18 triliun · Rp27 triliun). Target penyelesaian transaksi adalah tahun 2026.
Menurut analis BRI Danareksa Sekuritas Kafi Ananta dan Erinda Krisnawan, rencana ekspansi besar-besaran NeutraDC berpotensi melibatkan komitmen belanja modal untuk mendanai pembangunan, tergantung pada struktur final transaksi.
NeutraDC saat ini menyumbang sekitar 1,1% terhadap pendapatan TLKM berdasarkan kinerja kuartal I 2026 dan tahun buku 2025. Kontribusi tersebut ditargetkan meningkat menjadi 3% · 5% dalam jangka menengah.
Konteks Bisnis Pusat Data
NeutraDC mengelola tiga lini bisnis utama: pusat data di Indonesia (Cikarang), Batam, dan Singapura. Di Indonesia, NeutraDC menguasai 100% bisnis pusat data fasilitas di Cikarang, pusat data ritel, dan edge data centers. Di Batam, NeutraDC menguasai 60% saham dengan mitra Singtel-Nxera (35%) dan Medco Power (5%). Di Singapura, NeutraDC menjalankan bisnis pusat data secara penuh dengan kepemilikan 100%.
Kampus 1 JKT-1 di Cikarang dirancang memiliki kapasitas beban TI sebesar 21,5 MW. Saat ini, kapasitas yang telah beroperasi mencapai 3,5 MW, sedangkan 18 MW lainnya telah dibangun dan sepenuhnya dikontrak oleh penyewa, namun masih dalam tahap penyesuaian. Pengembangan Kampus 2 dengan teknologi rak pendingin cair akan meningkatkan total kapasitas beban IT di Cikarang menjadi 120 MW.
Fasilitas NeutraDC di Batam berkapasitas 18 MW ditargetkan siap beroperasi (RFS) pada 2026 dan telah sepenuhnya terisi dengan Gorilla Technology sebagai penyewa utama. Fasilitas di Singapura dengan kapasitas 17,4 MW telah beroperasi penuh. TLKM menargetkan total kapasitas beban IT NeutraDC mencapai 300 MW pada 2030.
Perusahaan memperkirakan kebutuhan belanja modal untuk pengembangan pusat data mencapai sekitar US$10 juta · US$12 juta per MW.
Apa Artinya bagi Investor
Analis BRI Danareksa menilai masuknya operator pusat data global dengan nilai transaksi US$1 miliar · US$1,5 miliar berpotensi menciptakan nilai tambah bagi TLKM. Dengan asumsi NeutraDC dinilai pada rasio EV/EBITDA gabungan TLKM sebesar 5,4x, transaksi tersebut dapat memberikan potensi kenaikan sekitar 4% terhadap target harga saham TLKM mencapai Rp3.900 per saham.
BRI Danareksa merekomendasikan beli saham TLKM seiring rencana divestasi menjadi katalis potensial. Perlu dicermati bahwa struktur final transaksi, termasuk komitmen belanja modal dari mitra strategis, akan menentukan dampak sesungguhnya terhadap posisi keuangan TLKM.
Secara lebih luas, analis meyakini bisnis konektivitas TLKM, terutama Telin dan Infranexia, juga akan mendapat manfaat dari meningkatnya permintaan pusat data-terutama di Batam-terlepas dari operator pusat datanya, didukung oleh infrastruktur konektivitas TLKM yang luas. Implikasinya, aksi korporasi ini bukan hanya soal monetisasi aset pusat data, tetapi juga tentang sinergi ekosistem digital yang lebih besar.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Apa yang dijual TLKM dan berapa nilainya?
Bagaimana dampaknya terhadap harga saham TLKM?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.