Pasar Modal
PER
Price to Earnings Ratio
Rasio harga saham terhadap laba bersih per saham (EPS). Menunjukkan berapa rupiah yang dibayar investor untuk setiap satu rupiah laba perusahaan.
PER dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan laba per saham (EPS) selama satu tahun. Hasilnya berupa kelipatan. PER 10 kali, misalnya, berarti harga saham setara sepuluh tahun laba pada level laba saat ini.
PER yang tinggi sering mencerminkan ekspektasi pertumbuhan laba yang besar, sedangkan PER yang rendah bisa berarti saham dinilai murah atau prospeknya diragukan pasar. Karena itu PER paling bermakna ketika dibandingkan antarperusahaan dalam sektor yang sama, bukan lintas industri.
PER memiliki keterbatasan. Rasio ini tidak berlaku untuk perusahaan yang merugi (EPS negatif) dan bisa menyesatkan jika laba sedang tidak normal. Analis umumnya memadukan PER dengan rasio lain seperti PBV serta tren pertumbuhan laba.
Dibahas dalam
Pertanyaan umum
- Apa itu PER dalam saham?
- PER atau Price to Earnings Ratio adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan laba bersih per saham, menunjukkan berapa kali laba yang dihargai pasar.
- Bagaimana PER dihitung?
- PER dihitung dengan membagi harga saham dengan laba per saham (EPS). Contohnya, harga saham dibagi EPS satu tahun menghasilkan kelipatan PER.
- Apa beda PER tinggi dan PER rendah?
- PER rendah bisa berarti saham murah atau prospeknya lemah, sedangkan PER tinggi bisa berarti mahal atau pasar mengharapkan pertumbuhan tinggi. Keduanya paling bermakna dibandingkan dalam sektor yang sama.