Startup & Bisnis
Divestasi
Pelepasan aset/saham
Penjualan atau pelepasan aset, unit bisnis, atau kepemilikan saham. Kebalikan investasi. Contoh: BUMN divestasi anak usaha non-inti.
Divestasi adalah penjualan atau pelepasan aset, unit bisnis, atau kepemilikan saham oleh suatu perusahaan atau pemegang saham. Tindakan ini merupakan kebalikan dari investasi, yang menambah aset atau kepemilikan. Divestasi bisa dilakukan secara sukarela maupun karena tuntutan regulasi.
Alasan melakukan divestasi beragam: melepas unit yang tidak lagi menjadi inti bisnis, menggalang dana untuk fokus ke segmen utama, mengurangi beban utang, atau memenuhi ketentuan pemerintah. Hasil penjualannya dapat dialokasikan kembali ke kegiatan yang dianggap lebih bernilai.
Cara membacanya: divestasi tidak selalu bermakna negatif. Bagi perusahaan yang merampingkan portofolio, melepas aset non-inti justru bisa memperkuat fokus dan struktur keuangan. Konteks dan motif di balik divestasi lebih penting daripada sekadar fakta penjualannya.
Pertanyaan umum
- Apa itu divestasi?
- Divestasi adalah penjualan atau pelepasan aset, unit bisnis, atau kepemilikan saham, dan merupakan kebalikan dari investasi.
- Apa beda divestasi dan akuisisi?
- Divestasi adalah melepas atau menjual kepemilikan, sedangkan akuisisi adalah mengambil alih atau membeli kepemilikan pihak lain.
- Kenapa perusahaan melakukan divestasi?
- Untuk melepas aset non-inti, menggalang dana, mengurangi utang, atau memenuhi ketentuan regulasi, sehingga bisa lebih fokus pada bisnis utama.