Investasi
Valuasi
Estimasi nilai perusahaan
Proses estimasi nilai wajar suatu perusahaan atau aset. Metode umum: DCF (discounted cash flow), multiples (EV/EBITDA, P/E), dan comparable transactions.
Valuasi adalah proses memperkirakan nilai wajar sebuah perusahaan, aset, atau bisnis. Tujuannya menjawab pertanyaan berapa sebenarnya sesuatu itu bernilai, yang menjadi dasar bagi keputusan investasi, penggalangan dana, merger, maupun akuisisi. Valuasi bersifat estimasi, bukan harga pasti.
Ada beberapa pendekatan umum. Metode arus kas terdiskonto (DCF) memproyeksikan arus kas masa depan lalu mendiskontonya ke nilai sekarang. Metode kelipatan (multiples) membandingkan rasio seperti EV/EBITDA atau P/E dengan perusahaan sejenis. Pendekatan transaksi pembanding melihat harga pada transaksi serupa di pasar.
Karena bertumpu pada asumsi, hasil valuasi bisa berbeda jauh tergantung skenario dan tingkat diskonto yang dipakai. Itulah sebabnya valuasi yang baik selalu menjelaskan asumsinya secara transparan dan menyajikan rentang, bukan satu angka mutlak.
Dibahas dalam
Pertanyaan umum
- Apa itu valuasi?
- Valuasi adalah proses memperkirakan nilai wajar suatu perusahaan atau aset sebagai dasar keputusan investasi, pendanaan, atau akuisisi.
- Apa saja metode valuasi yang umum?
- Metode umum mencakup arus kas terdiskonto (DCF), kelipatan seperti EV/EBITDA dan P/E, serta perbandingan dengan transaksi sejenis di pasar.