Savitra (VISI) Akuisisi 72,9% RS Hasna Medika Rp286 Miliar
Emiten milik Nagita Slavina dan Raffi Ahmad ini mengambil alih mayoritas saham operator 2 rumah sakit jantung dan 11 klinik yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali. Transaksi sudah ditandatangani dalam dua perjanjian pada 20 Agustus 2026.
PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), emiten yang kini dikontrol pasangan artis Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, mengumumkan rencana akuisisi saham mayoritas PT Hasna Medika Bakti Cirebon (HMBC) senilai Rp286 miliar. Savitra akan mengambil alih 72,9 persen kepemilikan dari PT Hasna Medika Group (HMUG), yang menandai gebrakan besar perusahaan di sektor kesehatan.
Perseroan bersama HMUG telah menandatangani dua akta perjanjian pada 20 Agustus 2026: Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) dan Conditional Shares Sale and Purchase Agreement (CSPA). Kedua perjanjian tersebut memungkinkan Savitra memiliki kontrol penuh atas HMBC, operator rumah sakit spesialis jantung.
Rincian Transaksi
Savitra akan mengakuisisi 72,9 persen saham HMBC milik PT Hasna Medika Group dengan nilai transaksi Rp286 miliar. Target akuisisi ini adalah perusahaan yang mengoperasikan 2 rumah sakit jantung dan 11 klinik yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali.
Berdasarkan studi kelayakan, HMBC memiliki total aset sebesar Rp563,5 miliar dengan liabilitas Rp335,1 miliar dan ekuitas Rp30,3 miliar hingga akhir Maret 2026. Nilai pasar untuk 100 persen ekuitas HMBC ditetapkan sebesar Rp110,06 miliar.
Perlu dicatat, kinerja keuangan HMBC masih mencatat rugi sebesar Rp12,3 miliar pada kuartal I-2026. HMBC dikendalikan oleh Gugun Iskandar dan Risthi Grantia.
Penandatanganan dua perjanjian-CSSA dan CSPA-dilakukan pada 20 Agustus 2026, menandai langkah formal dalam proses akuisisi ini. Transaksi ini melibatkan pengusaha Pieter Tanuri, meski peran spesifiknya dalam transaksi tidak dirinci dalam pengumuman.
Konteks
Akuisisi ini merupakan langkah strategis Savitra untuk memperluas portofolio bisnisnya ke sektor layanan kesehatan, khususnya rumah sakit spesialis. Sektor kesehatan secara umum dianggap memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang yang solid, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan medis berkualitas dan pertumbuhan kelas menengah.
Fokus pada rumah sakit spesialis jantung menunjukkan pemilihan segmen yang spesifik, mengingat penyakit jantung dan kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Jaringan geografis HMBC yang tersebar di empat provinsi juga memberikan diversifikasi lokasi operasional.
Langkah ini dilakukan di bawah kepemilikan baru Nagita Slavina dan Raffi Ahmad yang mengambil alih kendali Savitra, menandai transformasi strategis perusahaan dari bisnis sebelumnya.
Apa Artinya
Implikasinya, akuisisi bernilai Rp286 miliar ini menjadi pernyataan serius manajemen baru Savitra dalam menggarap sektor kesehatan. Dengan mengontrol 72,9 persen saham HMBC, Savitra akan memiliki kendali penuh atas operasional dan strategi pengembangan jaringan rumah sakit dan klinik tersebut.
Namun perlu dicermati beberapa aspek: HMBC masih mencatat kerugian Rp12,3 miliar di kuartal I-2026, sehingga tantangan turnaround operasional menjadi krusial. Struktur modal HMBC dengan liabilitas Rp335,1 miliar berbanding ekuitas Rp30,3 miliar juga menunjukkan leverage yang cukup tinggi.
Bagi pemegang saham VISI, transaksi ini perlu dipantau dari segi sumber pendanaan-apakah menggunakan kas internal, utang baru, atau penerbitan saham-karena akan mempengaruhi struktur modal dan dilusi kepemilikan. Sebelumnya, Savitra juga mengumumkan rencana private placement 307,5 juta saham untuk mendukung ekspansi bisnis.
Ke depan, kemampuan manajemen dalam mengintegrasikan aset kesehatan baru dan memperbaiki kinerja operasional HMBC akan menjadi kunci keberhasilan strategi diversifikasi ini. Potensi sinergi dengan bisnis existing Savitra dan rencana pengembangan jaringan lebih lanjut juga patut diperhatikan investor.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Apa yang diakuisisi Savitra (VISI)?
Bagaimana kondisi keuangan perusahaan yang diakuisisi?
Aksi korporasi lain
VISI Dapat Pengendali Baru, Siap Transformasi ke Sektor Kesehatan
RATU Komitmen Bagi Dividen dengan Target Peningkatan Tiap Tahun
MTO Savitra (VISI) oleh Raffi-Nagita Tuntas, Tak Ada Publik Ikut
Astra International (ASII) Siapkan Dana Rp8 Triliun untuk Buyback Saham
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.