Startup & Bisnis
M&A
Merger & Akuisisi
Penggabungan (merger) atau pengambilalihan (akuisisi) perusahaan. Contoh: Merger Ruangguru + Zenius + Pahamify → EduNusantara (2026).
M&A (Merger & Akuisisi) merujuk pada transaksi penggabungan atau pengambilalihan antarperusahaan. Pada merger, dua atau lebih perusahaan bergabung menjadi satu entitas; pada akuisisi, satu perusahaan mengambil alih kendali atas perusahaan lain, biasanya dengan membeli sebagian besar atau seluruh sahamnya.
Perusahaan melakukan M&A untuk berbagai alasan, seperti memperluas pasar, menambah kemampuan teknologi, mengonsolidasikan industri, atau mengejar efisiensi melalui sinergi. Proses ini umumnya melibatkan uji tuntas (due diligence), valuasi, negosiasi, dan persetujuan dari otoritas terkait bila diperlukan.
Keberhasilan M&A tidak otomatis; banyak transaksi gagal memberi nilai bila sinergi yang diharapkan tidak terwujud atau integrasi pascamerger berjalan sulit. Karena itu, M&A dinilai bukan hanya dari harga transaksi tetapi juga dari eksekusi integrasinya.
Dibahas dalam
Pertanyaan umum
- Apa itu M&A?
- M&A (Merger & Akuisisi) adalah transaksi penggabungan perusahaan (merger) atau pengambilalihan kendali atas perusahaan lain (akuisisi).
- Apa beda merger dan akuisisi?
- Pada merger, beberapa perusahaan bergabung menjadi satu entitas baru, sedangkan pada akuisisi satu perusahaan mengambil alih perusahaan lain yang umumnya tetap menjadi bagian dari pembeli.
- Mengapa perusahaan melakukan M&A?
- Perusahaan melakukan M&A untuk memperluas pasar, menambah kemampuan atau teknologi, mengonsolidasikan industri, atau mengejar efisiensi lewat sinergi.