RAJA Bagikan Dividen Rp274,17 M & Stock Split 1:5
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menyetujui dividen tunai Rp274,17 miliar atau Rp65 per saham untuk tahun buku 2025, dan stock split 1:5 untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham.
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menggelar dua rapat pemegang saham pada 23 Juni 2026 dan menyetujui sejumlah aksi korporasi material. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp274,17 miliar atau setara Rp65 per saham. Dividen tersebut terdiri dari dividen interim Rp25 per saham yang telah dibagikan pada 29 Januari 2026 dan dividen final Rp40 per saham yang akan dibagikan sesuai jadwal.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar bersamaan, pemegang saham juga menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5. Nilai nominal saham akan berubah dari Rp25 menjadi Rp5 per saham, sehingga jumlah saham beredar meningkat dari 4,23 miliar saham menjadi 21,14 miliar saham.
Rincian Transaksi
Pembagian dividen tahun buku 2025 mencapai total Rp274,17 miliar dengan komposisi: dividen interim Rp25 per saham yang telah dibayarkan pada 29 Januari 2026, dan dividen final Rp40 per saham yang akan dibagikan sesuai jadwal yang akan ditentukan. Total dividen per saham mencapai Rp65, naik signifikan dibandingkan kebijakan dividen tahun sebelumnya.
Stock split mengubah nilai nominal saham dari Rp25 menjadi Rp5 per saham dengan rasio 1:5. Pemegang 1 saham lama akan menerima 5 saham baru. Jumlah saham beredar akan meningkat dari 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 saham. Perubahan ini tidak mengubah total kapitalisasi pasar perusahaan, namun diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan dan memperluas basis investor.
RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan hingga penutupan RUPST 2029, serta mengangkat Praba Diwangkara Caraka Putra Soma sebagai Direktur baru.
Konteks
Keputusan pembagian dividen dan stock split ini didukung oleh kinerja keuangan RAJA yang solid sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$266,7 juta, meningkat 4,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat US$35 juta atau tumbuh 20,3% secara tahunan.
Pertumbuhan kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan kontribusi bisnis gas, proyek EPC Ubadari, beroperasinya Fasilitas Kompresor Gas Sengkang, serta kontribusi dari Grup Hafar pada bisnis offshore EPCI dan shipping. Portofolio bisnis RAJA mencakup sektor hulu, midstream, hingga hilir energi.
Direktur Utama RAJA Djauhar Maulidi menyatakan bahwa kinerja yang terus bertumbuh memberikan landasan kuat untuk membagikan nilai kepada pemegang saham melalui dividen serta meningkatkan likuiditas saham melalui stock split. Perseroan tetap optimistis terhadap prospek industri energi nasional pada 2026.
Apa Artinya
Kombinasi dividen tunai yang besar dan stock split mencerminkan strategi RAJA untuk memberikan return kepada pemegang saham sekaligus meningkatkan aksesibilitas saham. Dividen total Rp65 per saham (basis nilai nominal lama) menunjukkan dividend yield yang cukup menarik, terutama didukung oleh pertumbuhan laba bersih 20,3% yang mengindikasikan fundamental sehat.
Stock split 1:5 secara praktis akan menurunkan harga per saham menjadi seperlima dari harga sebelumnya, berpotensi menarik investor ritel yang sebelumnya mungkin terkendala harga saham yang tinggi. Peningkatan jumlah saham beredar dari 4,23 miliar menjadi 21,14 miliar lembar diharapkan dapat meningkatkan frekuensi transaksi dan mengurangi volatilitas harga.
Namun investor perlu mencermati bahwa stock split tidak mengubah nilai fundamental perusahaan-ini adalah aksi korporasi netral yang semata-mata mengubah struktur modal. Yang lebih substantif adalah keberlanjutan pertumbuhan laba dan kemampuan perusahaan mempertahankan kebijakan dividen di tengah dinamika sektor energi.
Pengangkatan direktur baru sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan juga perlu diperhatikan dalam konteks kontinuitas strategi bisnis jangka panjang, terutama terkait diversifikasi portofolio dan inisiatif energi masa depan yang disebutkan manajemen.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Berapa total dividen yang dibagikan RAJA untuk tahun buku 2025?
Apa dampak stock split 1:5 terhadap kepemilikan saham?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.