MICE Bagikan Dividen Tunai Rp6 Miliar, Rp10 per Saham
PT Multi Indocitra Tbk (MICE) membagikan dividen tunai Rp6 miliar untuk tahun buku 2025, setara Rp10 per saham atau 13,8% dari laba bersih. Recording date dijadwalkan 10 Juli 2026.
PT Multi Indocitra Tbk (MICE) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp6 miliar untuk tahun buku 2025. Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026. Setiap pemegang saham berhak mendapatkan dividen senilai Rp10 per saham.
Rincian Pembagian Dividen
Total dividen tunai yang dibagikan MICE mencapai Rp6 miliar, setara dengan 13,8% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp43,61 miliar. Dengan nilai Rp10 per saham, perseroan memiliki sekitar 600 juta saham beredar.
Dividen ini akan dibayarkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal pencatatan (recording date) 10 Juli 2026. Merujuk pada pola umum pembagian dividen, pembayaran diperkirakan akan dilakukan di akhir Juli 2026, meskipun tanggal pasti pembayaran belum disebutkan dalam pengumuman.
Dari sisi struktur keuangan, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp582,38 miliar dengan total ekuitas perseroan sebesar Rp968,47 miliar, menunjukkan posisi ekuitas yang solid.
Konteks Perusahaan
PT Multi Indocitra Tbk merupakan emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Keputusan membagikan dividen sebesar 13,8% dari laba bersih menunjukkan kebijakan perseroan dalam menyeimbangkan antara distribusi kepada pemegang saham dengan kebutuhan untuk menahan laba bagi pertumbuhan usaha.
Rasio pembagian dividen (dividend payout ratio) yang berada di kisaran 13-14% tergolong konservatif, yang umum dilakukan perusahaan yang masih memerlukan dana internal untuk ekspansi atau penguatan modal kerja. Sebagian besar laba bersih ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung operasional bisnis ke depan.
Apa Artinya bagi Pemegang Saham
Bagi pemegang saham MICE, dividen Rp10 per saham memberikan imbal hasil (dividend yield) yang perlu dihitung berdasarkan harga pasar saham saat ini. Implikasinya, investor yang ingin mendapatkan dividen ini perlu memastikan kepemilikan saham tercatat paling lambat pada recording date 10 Juli 2026.
Secara umum, keputusan pembagian dividen mencerminkan kemampuan perseroan dalam menghasilkan laba dan komitmen untuk memberikan return kepada pemegang saham, meskipun dengan porsi yang relatif kecil dari total laba. Perlu dicermati, dengan laba ditahan yang cukup besar (Rp582 miliar), perseroan tampaknya memprioritaskan penguatan modal internal.
Investor sebaiknya memperhatikan tanggal cum-dividen (biasanya beberapa hari sebelum recording date) untuk menentukan waktu yang tepat dalam melakukan transaksi saham jika ingin mendapatkan dividen ini. Perlu juga dipertimbangkan bahwa dividen tunai akan dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Kebijakan dividen yang konsisten dapat menjadi indikator positif bagi stabilitas keuangan perusahaan, meskipun rasio pembagian yang rendah mengindikasikan fokus pada pertumbuhan jangka panjang daripada distribusi jangka pendek.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Berapa besar dividen yang dibagikan MICE per saham?
Kapan recording date dividen MICE?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.