IPO Merdeka Gold di Hong Kong Oversubscribe 11 Kali, Raup US$500 Juta
Penawaran umum perdana PT Merdeka Gold Resources Tbk di Bursa Hong Kong mencatat kelebihan permintaan 11 kali lipat, dengan minat kuat dari investor institusional Tiongkok dan global. Pencatatan dijadwalkan 26 Juni 2026.
Respons pasar yang kuat
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatatkan momentum signifikan dalam langkah dual listing-nya di Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX). Penawaran umum perdana (IPO) emiten tambang emas yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia ini mengalami oversubscribe hingga 11 kali lipat, menurut laporan finance mingpao Hong Kong pada 25 Juni 2026. Minat investor terutama datang dari investor jangka panjang dan perusahaan asuransi, khususnya lembaga keuangan asal Tiongkok, sementara alokasi untuk hedge fund dilaporkan relatif terbatas.
Harga penawaran telah ditetapkan pada HKD26,60 per Hong Kong Depositary Receipts (HDR) pada 24 Juni 2026. Perdagangan HDR dijadwalkan dimulai pada 26 Juni 2026 pukul 09.00 waktu Hong Kong di papan utama HKEX, dengan satuan perdagangan (board lot) masing-masing 100 HDR. Harga tersebut belum mencakup biaya pialang, pungutan transaksi, dan biaya lain yang berlaku di Hong Kong.
Rincian transaksi
Proyeksi dana segar yang akan diraup EMAS dari penawaran global ini mencapai hingga US$500 juta atau sekitar Rp8,94 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.888 per dolar AS). Penawaran global setara dengan sekitar 7% dari modal ditempatkan EMAS setelah memperhitungkan pelaksanaan opsi greenshoe.
Seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham sekunder milik pemegang saham minoritas. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebagai induk usaha dan pemegang saham pengendali tidak melepas sahamnya dalam transaksi ini dan tetap mempertahankan seluruh kepemilikan di anak usaha.
Proses bookbuilding kepada investor institusi internasional berlangsung 17-23 Juni 2026. EMAS menunjuk sejumlah koordinator, termasuk UBS AG Hong Kong Branch, CLSA Limited, Morgan Stanley Asia Limited, dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited.
Dukungan cornerstone investors global
Salah satu faktor kunci kesuksesan penawaran ini adalah komitmen kuat dari cornerstone investors yang menyerap 49,9% dari jumlah saham yang ditawarkan-mencapai batas maksimum yang diperbolehkan berdasarkan ketentuan pencatatan HKEX.
Dari kelompok pelaku industri strategis, investor yang berpartisipasi antara lain Wanguo Gold Group, CNGR (Hong Kong Material Science & Technology), Mercuria Holdings (Singapore), Trafigura, Glencore International, dan Intera Mining Investment (anak usaha JCHX Mining Management). Dari kalangan investor keuangan, turut bergabung Ping An of China Asset Management (Hong Kong), GF Fund Management, Eurus Holdings SPC (afiliasi ORIX), Dymon Asia Multi-Strategy Investment Master Fund, dan Wind Sabre Fund SPC.
Konteks
Merdeka Gold Resources adalah emiten tambang emas yang terafiliasi dengan Grup Saratoga dan Garibaldi "Boy" Thohir. Dual listing di Hong Kong membuka akses EMAS ke basis investor institusional Asia yang lebih luas, khususnya di Tiongkok, sekaligus memperkuat profil perusahaan di pasar modal regional.
Secara umum, langkah dual listing oleh emiten Indonesia ke bursa internasional mencerminkan strategi untuk meningkatkan likuiditas saham, memperluas basis pemegang saham, dan mendapatkan valuasi yang lebih baik. Hong Kong menjadi pilihan populer karena kedekatan geografis, basis investor institusional yang kuat, dan konektivitas dengan pasar Tiongkok daratan.
Apa artinya
Dari perspektif Radar Pasar, tingkat oversubscribe 11 kali menunjukkan kepercayaan investor global terhadap prospek EMAS dan sektor tambang emas secara lebih luas-terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang sering mendorong pelarian modal ke aset safe haven seperti emas. Dukungan dari cornerstone investors berkaliber seperti Glencore dan Ping An memberikan sinyal positif tentang kualitas fundamental perusahaan.
Bagi pemegang saham EMAS di BEI, dual listing ini berpotensi meningkatkan likuiditas dan visibilitas saham secara keseluruhan, meskipun tidak ada saham baru yang diterbitkan (hanya saham sekunder). Investor perlu mencermati dinamika perdagangan HDR di Hong Kong dan kemungkinan dampaknya terhadap pergerakan harga saham di Jakarta, mengingat keduanya mewakili kepemilikan di perusahaan yang sama.
Ke depan, perlu diamati bagaimana dana segar US$500 juta ini akan dialokasikan-apakah untuk ekspansi produksi, akuisisi aset baru, atau penguatan struktur modal-serta bagaimana manajemen mengelola ekspektasi dari basis investor yang kini lebih beragam secara geografis dan profil risiko.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Apa itu dual listing dan apa manfaatnya bagi EMAS?
Apakah MDKA melepas kepemilikannya di EMAS dalam IPO Hong Kong ini?
Aksi korporasi lain
PZZA Akuisisi 52% Saham Produsen Hayo Frozen Yoghurt Rp10,4 Miliar
MNC Energy (IATA) Ganti Nama Jadi Karya Pacific Energy, Pengendali Beralih
Dua Anak Usaha UNTR Tandatangani Pinjaman Afiliasi USD70 Juta
BSML Tidak Bagikan Dividen 2025, Prioritaskan Penguatan Modal Kerja
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.