Danantara Suntik ADCP Rp 456 Miliar Selesaikan Proyek LRT City
Danantara melalui DAM akan menyalurkan Rp 456 miliar kepada PT Adhi Commuter Properti Tbk untuk menuntaskan proyek LRT City yang mangkrak, mencakup sekitar 2.000 unit yang belum diserahterimakan kepada pembeli.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan menggelontorkan dana Rp 456 miliar kepada PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Suntikan modal ini ditujukan untuk menuntaskan proyek LRT City yang sudah mangkrak bertahun-tahun di sejumlah lokasi, yakni Tebet (Jakarta Selatan), Ciracas (Jakarta Timur), dan Cibubur (Depok, Jawa Barat).
COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan dana akan disalurkan melalui Danantara Asset Management (DAM) langsung ke proyek ADCP. Besaran Rp 456 miliar dihitung berdasarkan kebutuhan untuk menyelesaikan sekitar 2.000 unit yang belum diserahterimakan kepada pembeli. Kepala BP BUMN ini menegaskan komitmen Danantara mengawal penyelesaian proyek agar tidak merugikan konsumen yang telah membeli unit dengan dana tabungan mereka.
Rincian suntikan modal
Dana Rp 456 miliar akan disalurkan oleh Danantara Asset Management kepada PT Adhi Commuter Properti Tbk. Nilai ini dikalkulasi berdasarkan jumlah unit properti yang belum dapat diserahkan kepada pembeli, diperkirakan sekitar 2.000 unit di tiga lokasi proyek LRT City. Suntikan modal ini bersifat langsung ke proyek, bukan ke induk perusahaan ADHI.
Proyek LRT City yang mengalami kemandekian berlokasi di Tebet, Ciracas, dan Cibubur. Keterlambatan pembangunan menyebabkan penyerahan unit kepada konsumen tertunda dalam waktu cukup lama. Pengumuman ini disampaikan Dony Oskaria seusai menghadiri pembukaan Danantara Housing Expo 2026 di Jakarta Utara pada 27 Agustus 2026.
Konteks permasalahan ADCP
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, ADCP mengakui tengah menghadapi persoalan likuiditas. Model bisnis perusahaan yang berfokus pada pengembangan kawasan berbasis transit oriented development (TOD) menuntut ADCP menyediakan lahan di sekitar stasiun transportasi umum seperti Commuter Line, LRT, dan BRT, sekaligus membangun infrastruktur pendukungnya. Tantangan ini berkontribusi pada keterlambatan penyelesaian proyek.
Sebelumnya, pada 11 Agustus 2026, Danantara telah menggelar rapat dengan jajaran Direksi Adhi Karya untuk membahas perkembangan dan keluhan masyarakat terkait LRT City. Dony Oskaria menekankan perlunya tindak lanjut cepat terhadap berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat, dengan membangun komunikasi baik bersama para penghuni.
Apa artinya bagi investor dan konsumen
Suntikan modal Rp 456 miliar dari Danantara ini mengisyaratkan langkah penyelamatan terhadap proyek yang bermasalah, sekaligus melindungi konsumen yang telah menginvestasikan dana dalam bentuk pembelian unit properti. Implikasinya, intervensi ini dapat meringankan tekanan likuiditas yang dihadapi ADCP dan membuka jalan bagi penyelesaian kewajiban kepada pembeli.
Bagi pemegang saham ADHI dan ADCP, perlu dicermati bagaimana suntikan modal ini akan direalisasikan dalam struktur pendanaan-apakah berbentuk pinjaman, penambahan modal, atau skema lainnya-karena akan berpengaruh terhadap struktur permodalan dan dilusi kepemilikan. Komitmen BP BUMN dan Danantara untuk mengawal penyelesaian secara bertanggung jawab menunjukkan upaya menjaga reputasi BUMN dan kepercayaan publik terhadap proyek properti berbasis TOD.
Ke depan, investor perlu memantau progres penyelesaian unit, transparansi komunikasi dengan konsumen, serta dampak jangka panjang terhadap kinerja keuangan ADCP pasca-suntikan modal. Keberhasilan menuntaskan proyek LRT City dapat menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan model bisnis TOD yang diusung perusahaan, namun tantangan likuiditas dan eksekusi tetap menjadi risiko yang harus diwaspadai.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Berapa nilai suntikan modal Danantara ke ADCP?
Apa yang menjadi latar belakang suntikan modal ini?
Aksi korporasi lain
VISI Dapat Pengendali Baru, Siap Transformasi ke Sektor Kesehatan
RATU Komitmen Bagi Dividen dengan Target Peningkatan Tiap Tahun
MTO Savitra (VISI) oleh Raffi-Nagita Tuntas, Tak Ada Publik Ikut
Astra International (ASII) Siapkan Dana Rp8 Triliun untuk Buyback Saham
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.