Wisman mendekati level 2019 dan devisa naik - tapi over-konsentrasi Bali & pergeseran ke quality tourism jadi ujian.
Penulis
Tim Riset Radar PasarDiterbitkan
Wisman 2024
13,9 juta
BPS - 2019: 16,1 juta
Devisa pariwisata
USD 16+ B
estimasi Kemenpar 2024
Perjalanan wisnus
Miliaran
jangkar domestik
Pangsa Bali (wisman)
~45%
BPS - over-konsentrasi
Destinasi prioritas
5 DSP
diversifikasi
Fokus strategi
Quality
bukan sekadar volume
Berdasarkan kompilasi Radar Pasar dari data BPS, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta statistik devisa Bank Indonesia, sektor pariwisata Indonesia 2026 berada di titik pemulihan yang nyata namun belum merata. Cerita besarnya bukan lagi "apakah turis kembali", melainkan "apakah manfaatnya bisa menyebar ke luar Bali dan bergeser ke kualitas".
Setelah hantaman pandemi, indikator utama kembali menanjak:
Radar Pasar Weekly
Satu email per minggu: rekap indikator makro terbaru + laporan yang baru terbit. Gratis. Berhenti kapan saja.
FAQ
Selanjutnya
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate 25 bps menjadi 5,75% pada RDG 17-18 Juni 2026, kenaikan kedua dalam Juni setelah 5,50% pada 9 Juni. Langkah pre-emptive untuk menjaga stabilitas rupiah dari gejolak global dan inflasi dalam sasaran, dengan kebijakan makroprudensial tetap longgar untuk menopang kredit sektor riil dan UMKM.
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Indonesia Juni 2026 sebesar 3,34% secara tahunan (YoY), naik dari 3,08% pada Mei, dengan inflasi bulanan 0,44% dan year-to-date 1,79%. Angka ini mendekati batas atas sasaran Bank Indonesia 2,5% plus minus 1%, didorong kelompok pangan serta transportasi.
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Indonesia Mei 2026 sebesar 3,08% secara tahunan (YoY) dan 0,28% bulanan (MtM), dengan IHK naik ke 111,40. Inflasi inti 2,59%. Angka ini masih di dalam sasaran Bank Indonesia 2,5% plus minus 1%, dengan kelompok pangan dan harga emas perhiasan sebagai pendorong utama.
Istilah dalam laporan ini
Klik untuk definisi singkat di glosarium.
Ketergantungan ini adalah alasan utama pemerintah mendorong diversifikasi destinasi.
Program "5 Destinasi Super Prioritas" (DSP) diarahkan untuk menyebarkan arus wisatawan ke luar Bali:
| Destinasi | Lokasi | Daya tarik utama |
|---|---|---|
| Danau Toba | Sumatera Utara | Danau vulkanik terbesar, budaya Batak |
| Borobudur | Jawa Tengah | Candi Buddha terbesar, wisata budaya |
| Mandalika | NTB | Sirkuit MotoGP, pantai |
| Labuan Bajo | NTT | Komodo, wisata bahari premium |
| Likupang | Sulawesi Utara | Pantai, menyelam |
Hasilnya beragam. Labuan Bajo dan Mandalika menarik perhatian lewat event dan positioning premium, tapi secara keseluruhan kelima DSP belum menarik volume sepadan dengan Bali. Pekerjaan rumahnya jelas: konektivitas penerbangan, amenitas, dan kualitas pengalaman.
Narasi kebijakan bergeser dari mengejar jumlah kunjungan ke mengejar nilai per kunjungan:
Laporan ini bagian dari seri Radar Pasar yang menelaah sektor di mana pertumbuhan besar Indonesia berhadapan dengan kendala struktural:
Laporan ini bersifat informasi dan edukasi mengenai dinamika industri, bukan rekomendasi investasi. Lihat disclaimer lengkap.
Laporan ini disusun dari data publik resmi (BPS, BI, OJK, BEI, kementerian/lembaga terkait) serta rilis asosiasi industri dan perusahaan, lalu disintesis menjadi analisis dengan asumsi terbuka. Angka non-resmi adalah estimasi Radar Pasar dan diberi label demikian - bukan hasil survei primer.
Lihat metodologi lengkap.