Investasi
Payback Period
Periode balik modal
Waktu yang dibutuhkan agar total pendapatan/manfaat melampaui total biaya investasi. Semakin pendek = semakin baik. Telemedicine rata-rata 3,5-4 tahun per user.
Payback period adalah lama waktu yang dibutuhkan agar arus manfaat atau pendapatan dari sebuah investasi menutup kembali biaya awal yang dikeluarkan. Konsep ini menjawab pertanyaan sederhana namun penting: berapa lama modal akan kembali. Semakin pendek periodenya, semakin cepat investasi dianggap balik modal.
Cara menghitungnya yang paling dasar adalah membagi nilai investasi awal dengan arus kas bersih per periode bila arus kas relatif merata. Bila arus kas tidak merata, periode dihitung dengan mengakumulasi arus kas hingga menyamai biaya awal. Versi yang lebih cermat memperhitungkan nilai waktu uang (discounted payback period).
Kelebihan ukuran ini adalah kesederhanaannya, sehingga cocok untuk penilaian risiko likuiditas dan perbandingan cepat. Kekurangannya, payback period mengabaikan arus kas setelah modal kembali dan tidak mengukur total profitabilitas, sehingga sebaiknya dipakai bersama metrik lain seperti IRR.
Dibahas dalam
Pertanyaan umum
- Apa itu payback period?
- Payback period adalah jangka waktu yang dibutuhkan agar pendapatan dari sebuah investasi menutup kembali biaya awalnya; semakin pendek umumnya semakin disukai.
- Bagaimana payback period dihitung?
- Bila arus kas merata, payback period dihitung dengan membagi investasi awal dengan arus kas bersih per periode; bila tidak merata, dengan mengakumulasi arus kas sampai menyamai biaya awal.