Startup & Bisnis
Margin Bruto
Gross Margin
Pendapatan dikurangi Harga Pokok Penjualan (HPP), dibagi pendapatan. Mencerminkan profitabilitas sebelum biaya overhead. Margin bruto SaaS >70%; marketplace 20-40%.
Margin Bruto (Gross Margin) adalah pendapatan dikurangi Harga Pokok Penjualan (HPP), kemudian dibagi pendapatan, dan dinyatakan dalam persen. Metrik ini menunjukkan seberapa besar bagian dari setiap rupiah penjualan yang tersisa setelah biaya langsung produksi atau penyediaan barang/jasa, sebelum memperhitungkan biaya operasional lain.
Margin bruto yang tinggi memberi ruang lebih besar untuk menutup biaya overhead, pemasaran, dan tetap menyisakan laba. Struktur margin sangat berbeda antarmodel bisnis; usaha berbasis perangkat lunak cenderung memiliki margin bruto tinggi, sedangkan marketplace dan ritel umumnya lebih tipis.
Saat membaca margin bruto, penting memahami apa saja yang dimasukkan ke HPP karena definisinya bisa bervariasi antarperusahaan. Margin bruto sebaiknya dilihat sebagai titik awal, lalu dilengkapi dengan margin operasional dan margin bersih untuk gambaran profitabilitas utuh.
Dibahas dalam
Pertanyaan umum
- Apa itu margin bruto?
- Margin bruto adalah pendapatan dikurangi Harga Pokok Penjualan lalu dibagi pendapatan, menunjukkan profitabilitas sebelum memperhitungkan biaya overhead dan operasional lain.
- Bagaimana margin bruto dihitung?
- Margin bruto dihitung dengan rumus (pendapatan dikurangi HPP) dibagi pendapatan, kemudian dinyatakan dalam persen.
- Apa beda margin bruto dan margin bersih?
- Margin bruto hanya memperhitungkan biaya langsung (HPP), sedangkan margin bersih sudah memperhitungkan seluruh biaya termasuk operasional, bunga, dan pajak.