RUPST Antam Hari Ini Bahas Dividen dari Laba Rp 7,2 Triliun
RUPST PT Aneka Tambang Tbk pada 10 Juni 2026 akan memutuskan pembagian dividen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 7,2 triliun. Investor menanti kebijakan dividen 100% seperti dua tahun sebelumnya.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu, 10 Juni 2026, dengan agenda utama penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, termasuk keputusan pembagian dividen. Pada tahun buku 2025, emiten tambang pelat merah ini membukukan laba bersih sebesar Rp 7,2 triliun, melonjak 97,8% dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp 3,64 triliun.
Pasar menantikan keputusan dividen ini mengingat track record Antam yang konsisten membagikan porsi besar laba kepada pemegang saham. Menjelang RUPST, saham ANTM mencatatkan pergerakan agresif-pada perdagangan Selasa (9/6), harga saham melonjak 13,83% ke level Rp 2.880 per saham dan telah menguat 10,34% dalam sepekan terakhir.
Rincian Dividen Tahun-Tahun Sebelumnya
Rekam jejak pembagian dividen Antam menunjukkan pola yang menarik perhatian investor. Untuk tahun buku 2024, perseroan menetapkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) sebesar 100% dari laba bersih. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp 3,6 triliun atau setara Rp 151,77 per saham.
Kebijakan serupa juga diterapkan untuk tahun buku 2023. Saat itu, Antam membagikan dividen senilai Rp 3,07 triliun dengan rasio pembayaran 100% dari laba bersih, atau setara Rp 128 per saham.
Dengan laba bersih tahun buku 2025 yang hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, pasar menantikan apakah perseroan akan kembali mempertahankan kebijakan pembagian dividen 100%. Jika kebijakan ini dipertahankan, dividen yang dibagikan berpotensi mencapai sekitar Rp 7,2 triliun-menjadikannya salah satu pembagian dividen terbesar di pasar modal Indonesia tahun ini.
Konteks Kinerja Operasional
Kinerja keuangan Antam yang solid pada tahun buku 2025 ditopang oleh operasional yang kuat di tengah dinamika pasar komoditas global. Pada kuartal I 2026 saja, perseroan membukukan laba bersih Rp 3,66 triliun, tumbuh 58% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode sama tahun lalu yang berjumlah Rp 2,32 triliun.
Pertumbuhan profitabilitas juga tercermin dari peningkatan EBITDA sebesar 55% menjadi Rp 5,05 triliun, laba kotor naik 54% menjadi Rp 5,62 triliun, dan laba usaha melonjak 67% YoY menjadi Rp 4,50 triliun. Penjualan bersih pada kuartal I 2026 mencapai Rp 29,32 triliun, naik 12% YoY, dengan segmen emas menyumbang sekitar 81% dari total penjualan.
Dari sisi neraca, total aset Antam meningkat signifikan 31% menjadi Rp 63,30 triliun, ekuitas tumbuh 17% menjadi Rp 40,41 triliun, dan posisi kas serta setara kas naik 31% menjadi Rp 9,04 triliun-mencerminkan fleksibilitas keuangan yang semakin kuat.
Apa Artinya Bagi Investor
Keputusan RUPST hari ini akan menjadi indikator penting bagaimana Antam menyeimbangkan kepentingan pemegang saham dengan kebutuhan ekspansi dan penguatan modal. Implikasinya, jika manajemen kembali mengadopsi DPR 100%, ini menandakan keyakinan terhadap sustainabilitas kinerja operasional dan posisi kas yang solid-sekaligus memberikan imbal hasil (dividend yield) yang menarik bagi investor.
Namun perlu dicermati bahwa meski saham ANTM menguat menjelang RUPST, secara year-to-date (ytd) masih terkoreksi 8,57%. Ini mengindikasikan pasar masih mengevaluasi prospek jangka panjang perusahaan di tengah volatilitas harga komoditas global, terutama emas dan nikel.
Bagi pemegang saham, hasil RUPST akan menentukan tingkat pengembalian langsung dari investasi mereka. Sementara bagi pasar secara umum, keputusan ini dapat menjadi acuan kebijakan dividen emiten tambang lainnya, mengingat Antam merupakan salah satu pemain besar di sektor pertambangan Indonesia. Perhatian juga perlu diberikan pada strategi manajemen ke depan terkait alokasi modal untuk ekspansi versus pembagian dividen, terutama dalam konteks dinamika pasar komoditas yang terus berubah.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Berapa laba bersih Antam tahun buku 2025?
Berapa dividen yang dibagikan Antam dalam dua tahun terakhir?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.