Fintech
Switching
Lembaga switching pembayaran
Penyelenggara infrastruktur yang meneruskan dan merutekan transaksi antar bank atau antar penyedia pembayaran. Switching menjadi penghubung agar kartu dan dompet dari pihak berbeda bisa saling terkoneksi.
Ketika seseorang menggesek kartu di mesin milik bank lain, transaksi itu harus dirutekan ke bank penerbit kartu. Lembaga switching berperan sebagai jalur yang meneruskan instruksi tersebut, lalu hasilnya dikembalikan ke titik transaksi. Tanpa switching, jaringan pembayaran akan terkotak-kotak.
Di Indonesia, interkoneksi ini diperkuat lewat gerbang pembayaran nasional sehingga transaksi domestik tidak perlu keluar dari sistem dalam negeri. Penyelenggara switching wajib berizin dan tunduk pada standar keamanan serta keandalan.
Switching berbeda dari kliring dan setelmen. Switching berfokus pada perutean pesan transaksi secara cepat, sedangkan kliring dan setelmen mengurus perhitungan dan perpindahan dana akhir antar pihak.
Pertanyaan umum
- Apa itu switching dalam pembayaran?
- Switching adalah infrastruktur yang meneruskan dan merutekan transaksi antar bank atau penyedia pembayaran, sehingga kartu atau dompet dari pihak berbeda bisa saling terhubung.
- Apa beda switching dan setelmen?
- Switching merutekan pesan transaksi secara cepat, sedangkan setelmen mengurus perpindahan dana akhir antar pihak yang biasanya terjadi setelahnya.