Makroekonomi
Suku Bunga Riil
Real interest rate
Suku bunga setelah memperhitungkan inflasi. Secara sederhana dihitung dari suku bunga nominal dikurangi laju inflasi.
Perhitungan praktisnya memakai aproksimasi Fisher: suku bunga riil kira-kira sama dengan suku bunga nominal dikurangi inflasi. Ada dua versi: ex-ante (memakai ekspektasi inflasi ke depan, relevan saat mengambil keputusan) dan ex-post (memakai inflasi yang sudah terjadi, untuk evaluasi).
Konsep ini penting karena yang menentukan daya beli adalah bunga riil, bukan nominal. Simpanan berbunga nominal positif tetap tergerus daya belinya bila inflasi lebih tinggi; kondisi itu disebut suku bunga riil negatif. Sebaliknya, bunga riil yang tinggi membuat menabung lebih menarik tetapi kredit terasa lebih mahal bagi dunia usaha.
Cara membacanya di konteks Indonesia: bandingkan BI Rate atau bunga deposito dengan inflasi yang dirilis BPS. Investor global juga membandingkan bunga riil antarnegara; selisih bunga riil yang menarik cenderung mengundang arus modal masuk dan menopang nilai tukar.
Pertanyaan umum
- Apa itu suku bunga riil?
- Suku bunga riil adalah suku bunga setelah dikurangi inflasi, yang mencerminkan imbal hasil atau biaya pinjaman dalam ukuran daya beli yang sesungguhnya.
- Bagaimana cara menghitung suku bunga riil?
- Aproksimasi yang umum dipakai adalah suku bunga nominal dikurangi laju inflasi. Bila bunga nominal lebih rendah dari inflasi, bunga riilnya negatif.
- Apa artinya suku bunga riil negatif?
- Artinya imbal hasil simpanan lebih rendah dari inflasi, sehingga daya beli uang yang disimpan justru tergerus meski saldonya bertambah.