Investasi
Short Selling
Jual kosong
Strategi menjual saham yang dipinjam dengan harapan harganya turun, lalu membelinya kembali lebih murah untuk dikembalikan. Keuntungan berasal dari selisih harga jual dan beli.
Dalam short selling, investor meminjam saham melalui mekanisme yang diatur, menjualnya pada harga saat ini, lalu berharap dapat membelinya kembali pada harga lebih rendah. Selisihnya menjadi keuntungan, dikurangi biaya pinjam dan biaya transaksi.
Berbeda dengan pembelian biasa yang untung saat harga naik, short selling membuka peluang untung saat harga turun. Namun risikonya secara teori tidak terbatas, karena harga saham bisa terus naik sementara investor tetap wajib membelinya kembali.
Short selling diatur ketat oleh otoritas pasar modal. Di Indonesia, kegiatan ini hanya boleh dilakukan melalui mekanisme dan daftar efek yang ditetapkan, serta dapat dibatasi atau dihentikan sementara saat kondisi pasar tidak stabil.
Pertanyaan umum
- Apa itu short selling?
- Short selling adalah strategi menjual saham yang dipinjam dengan harapan harganya turun, lalu membelinya kembali lebih murah untuk meraih selisih harga.
- Apa risiko short selling?
- Risikonya secara teori tidak terbatas karena harga saham bisa terus naik, sementara investor tetap wajib membeli kembali saham untuk mengembalikannya.
- Apakah short selling legal di Indonesia?
- Short selling diizinkan tetapi diatur ketat oleh otoritas, hanya melalui mekanisme dan daftar efek tertentu, dan bisa dibatasi saat pasar tidak stabil.