Makroekonomi
Resesi
Recession / kontraksi ekonomi
Penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dan berlangsung cukup lama. Definisi praktis yang paling umum dipakai: PDB riil tumbuh negatif dua kuartal berturut-turut.
Penanda utamanya adalah data PDB kuartalan yang dirilis BPS. Bila ekonomi menyusut dua kuartal beruntun, kondisi itu sering disebut resesi teknis. Selain PDB, ekonom juga melihat indikator pendukung seperti penyerapan tenaga kerja, konsumsi rumah tangga, produksi manufaktur, dan penjualan ritel untuk memastikan penurunannya menyeluruh, bukan gejolak sesaat di satu sektor.
Resesi penting dipahami karena dampaknya berantai: pendapatan dan lapangan kerja tertekan, kredit macet cenderung naik, penerimaan pajak turun, dan pasar keuangan biasanya bergejolak. Pemerintah dan bank sentral umumnya merespons dengan stimulus fiskal atau pelonggaran moneter.
Saat membaca pemberitaan, bedakan tiga hal: perlambatan (ekonomi masih tumbuh tapi lebih lambat), kontraksi atau resesi (ekonomi benar-benar menyusut), dan depresi (kontraksi yang sangat dalam dan lama). Pertumbuhan yang melambat saja belum berarti resesi.
Pertanyaan umum
- Apa itu resesi?
- Resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dan berlangsung cukup lama; definisi praktis yang umum dipakai adalah PDB riil tumbuh negatif dua kuartal berturut-turut.
- Apa beda resesi dan perlambatan ekonomi?
- Perlambatan berarti ekonomi masih tumbuh tetapi lebih lambat dari sebelumnya, sedangkan resesi berarti ekonomi benar-benar menyusut dibanding periode sebelumnya.
- Apa beda resesi dan depresi ekonomi?
- Depresi adalah resesi yang jauh lebih dalam dan berlangsung jauh lebih lama. Resesi biasa umumnya berakhir dalam hitungan kuartal, sementara depresi bisa bertahun-tahun.