Makroekonomi
Hard Landing
Pendaratan keras ekonomi
Kebalikan soft landing: pengetatan moneter atau guncangan mendorong ekonomi dari perlambatan menjadi resesi. Inflasi mungkin turun, tetapi dengan ongkos pertumbuhan yang negatif.
Hard landing terjadi ketika rem terhadap permintaan terlalu kuat atau muncul guncangan tambahan, sehingga perlambatan berubah menjadi kontraksi. Penandanya antara lain pertumbuhan negatif, kenaikan pengangguran, dan tekanan pada kredit.
Risikonya melekat pada siklus pengetatan yang agresif: bank sentral menaikkan suku bunga untuk menjinakkan inflasi, tetapi efek berjeda membuat dampak penuhnya baru terasa kemudian, kadang melewati titik yang aman bagi pertumbuhan.
Untuk ekonomi terbuka seperti Indonesia, hard landing di negara mitra dagang utama dapat menular lewat jalur ekspor, harga komoditas, dan aliran modal, sehingga arah ekonomi global layak dipantau bersama indikator domestik.
Pertanyaan umum
- Apa itu hard landing?
- Hard landing adalah kondisi ketika pengetatan moneter atau guncangan mendorong ekonomi dari sekadar melambat menjadi resesi, dengan pertumbuhan negatif dan kenaikan pengangguran.