Pasar Modal
Koreksi Pasar
Penurunan sementara dari puncak
Penurunan harga pasar dari puncak terakhirnya yang lebih dangkal dan singkat dibanding bear market. Konvensi umum memakai kisaran penurunan sekitar 10 persen sebagai penanda.
Koreksi lazim terjadi bahkan di tengah tren naik. Harga yang menanjak cepat menarik aksi ambil untung dan penyesuaian ekspektasi, sehingga pasar turun sementara sebelum arah besarnya berlanjut. Pemicunya bisa data ekonomi yang meleset, perubahan kebijakan, atau sekadar valuasi yang dianggap sudah terlalu tinggi.
Membedakan koreksi dari awal bear market sulit dilakukan saat kejadian masih berlangsung; labelnya baru pasti setelah arah pasar terlihat. Itulah sebabnya angka ambang seperti sekitar 10 persen untuk koreksi dan sekitar 20 persen untuk bear market dipakai sebagai konvensi penyebutan, bukan alat prediksi.
Cara membacanya: koreksi adalah bagian normal dari dinamika pasar saham dan terjadi berulang kali sepanjang siklus. Istilah ini deskriptif, bukan sinyal jual atau beli, dan reaksi terhadapnya kembali pada tujuan serta profil risiko masing-masing investor.
Pertanyaan umum
- Apa itu koreksi pasar?
- Koreksi pasar adalah penurunan harga dari puncak terakhir yang relatif dangkal dan singkat; konvensi umum memakai kisaran penurunan sekitar 10 persen sebagai penanda.
- Apa beda koreksi dan bear market?
- Koreksi lebih dangkal dan singkat dengan konvensi sekitar 10 persen dari puncak, sedangkan bear market adalah penurunan sekitar 20 persen atau lebih yang berlangsung lebih lama.
- Apakah koreksi pasar normal?
- Ya, koreksi adalah bagian normal dari dinamika pasar dan terjadi berulang kali, termasuk di tengah tren naik jangka panjang.