Makroekonomi
Rasio Gini
Gini Ratio / Koefisien Gini
Ukuran ketimpangan distribusi pendapatan atau kekayaan dalam suatu populasi. Nilainya berkisar dari 0 hingga 1, di mana 0 berarti pemerataan sempurna dan 1 berarti ketimpangan ekstrem.
Rasio Gini diturunkan dari kurva Lorenz yang menggambarkan distribusi kumulatif pendapatan terhadap proporsi penduduk. Semakin jauh kurva dari garis pemerataan sempurna, semakin besar nilai Gini, yang menandakan distribusi pendapatan makin timpang.
Di Indonesia, Badan Pusat Statistik menghitung rasio ini secara berkala berdasarkan survei rumah tangga. Angkanya biasanya dibedakan antara wilayah perkotaan dan perdesaan karena pola pendapatan dan biaya hidup yang berbeda.
Membaca rasio Gini sebaiknya disertai indikator lain seperti tingkat kemiskinan dan pertumbuhan upah. Nilai yang naik menandakan ketimpangan melebar, sedangkan penurunan menandakan distribusi yang lebih merata, meski tidak otomatis berarti kesejahteraan membaik.
Pertanyaan umum
- Apa itu rasio Gini?
- Rasio Gini adalah indikator ketimpangan distribusi pendapatan dengan skala 0 hingga 1. Nilai mendekati 0 berarti makin merata, nilai mendekati 1 berarti makin timpang.
- Bagaimana rasio Gini dihitung?
- Rasio Gini dihitung dari kurva Lorenz, yaitu membandingkan luas area antara garis pemerataan sempurna dan kurva distribusi pendapatan aktual terhadap total luas area di bawah garis pemerataan.