Startup & Bisnis
Churn Rate
Tingkat pelanggan berhenti
Persentase pelanggan yang berhenti berlangganan / tidak aktif dalam periode tertentu. Churn 34% per tahun = setiap 3 tahun, sepertiga basis harus diganti.
Churn rate mengukur persentase pelanggan yang berhenti berlangganan atau menjadi tidak aktif dalam suatu periode. Cara hitungnya adalah membagi jumlah pelanggan yang hilang dengan jumlah pelanggan di awal periode. Metrik ini menjadi kebalikan dari retensi dan banyak dipantau bisnis berbasis langganan.
Churn penting karena kehilangan pelanggan secara terus-menerus memaksa perusahaan terus mencari pengganti hanya untuk mempertahankan jumlah yang sama. Churn yang tinggi berarti sebagian besar upaya akuisisi habis untuk menambal kebocoran, bukan menumbuhkan basis pelanggan.
Dalam membaca churn, bedakan churn pelanggan dari churn pendapatan, karena pelanggan besar yang pergi bisa berdampak jauh lebih berat. Churn rendah umumnya menandakan produk yang lekat dengan kebutuhan pengguna dan nilai seumur hidup pelanggan yang lebih tinggi.
Dibahas dalam
Pertanyaan umum
- Apa itu churn rate?
- Churn rate adalah persentase pelanggan yang berhenti berlangganan atau menjadi tidak aktif dalam periode tertentu, dan merupakan kebalikan dari retensi.
- Bagaimana churn rate dihitung?
- Churn rate dihitung dengan membagi jumlah pelanggan yang hilang dengan jumlah pelanggan di awal periode yang sama.
- Mengapa churn rate penting?
- Karena churn yang tinggi membuat upaya akuisisi habis untuk menambal pelanggan yang hilang, sehingga menekan pertumbuhan dan nilai seumur hidup pelanggan.