Pasar Modal
Carry Trade
Strategi selisih bunga
Strategi meminjam dalam mata uang berbunga rendah lalu menempatkannya pada aset berbunga lebih tinggi untuk mengambil selisih bunga (carry). Sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga global dan nilai tukar.
Mekanismenya: investor meminjam dalam mata uang dengan bunga rendah, lalu membeli aset di negara dengan bunga lebih tinggi, misalnya surat utang negara. Keuntungannya berasal dari selisih bunga, selama nilai tukar tidak bergerak melawan posisi tersebut.
Bagi Indonesia, carry trade relevan karena selisih bunga yang lebar dapat menarik aliran modal asing masuk ke SBN dan saham, mirip dengan pola hot money. Aliran ini menambah likuiditas pasar tetapi sifatnya jangka pendek.
Risiko utamanya adalah pembalikan posisi (unwinding) yang cepat ketika sentimen global berbalik atau selisih bunga menyempit. Penarikan dana serempak bisa menekan nilai tukar rupiah dan harga aset domestik dalam waktu singkat.
Pertanyaan umum
- Apa itu carry trade?
- Carry trade adalah strategi meminjam mata uang berbunga rendah dan menempatkannya pada aset berbunga lebih tinggi untuk mengambil selisih bunganya.
- Kenapa carry trade berisiko bagi rupiah?
- Karena dananya jangka pendek dan sensitif terhadap selisih bunga serta sentimen global; pembalikan posisi yang serempak dapat menekan rupiah dan harga aset domestik.