Pasar Modal
ARA dan ARB
Auto Rejection Atas / Bawah
Batas maksimum kenaikan (ARA) dan penurunan (ARB) harga saham dalam satu hari perdagangan. Mekanisme bursa untuk meredam volatilitas ekstrem.
Auto rejection adalah sistem otomatis bursa yang menolak order di luar batas harga harian yang ditetapkan. ARA membatasi seberapa tinggi harga boleh naik dalam sehari, sedangkan ARB membatasi seberapa dalam harga boleh turun.
Besaran batas auto rejection ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia dan dapat berbeda menurut rentang harga saham serta kebijakan yang berlaku pada periode tertentu. Ketika sebuah saham menyentuh ARA, order beli pada harga di atas batas tidak dapat dieksekusi, dan sebaliknya saat menyentuh ARB.
Tujuan utama mekanisme ini adalah menjaga perdagangan tetap teratur dan memberi waktu bagi pelaku pasar untuk mencerna informasi. Saham yang menyentuh ARA atau ARB menandakan minat beli atau tekanan jual yang sangat kuat pada hari itu.
Pertanyaan umum
- Apa itu ARA dan ARB?
- ARA adalah batas maksimum kenaikan harga saham dalam sehari (Auto Rejection Atas), sedangkan ARB adalah batas maksimum penurunan (Auto Rejection Bawah).
- Siapa yang menetapkan batas ARA dan ARB?
- Batas auto rejection ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia dan bisa berbeda menurut rentang harga saham serta kebijakan yang berlaku.
- Apa yang terjadi saat saham menyentuh ARB?
- Saat menyentuh ARB, harga tidak dapat turun lebih jauh pada hari itu karena order pada harga di bawah batas tidak dapat dieksekusi.