Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 T, 123% Laba Bersih 2025
TLKM membagikan dividen tunai Rp221 per saham dari laba bersih 2025, termasuk Rp4,2 triliun dari laba ditahan. Pembayaran paling lambat 10 Juli 2026, cum date 19 Juni 2026.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan membagikan dividen tunai senilai Rp21,9 triliun atau setara Rp221 per saham, yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Juni 2026. Dividen tersebut berasal dari laba bersih tahun buku 2025 dan setara dengan 123% dari laba bersih perseroan. Dari total dividen yang dibagikan, sekitar Rp4,2 triliun diambil dari laba ditahan tahun sebelumnya.
Rincian Transaksi
Dividen tunai sebesar Rp221 per saham akan dibayarkan selambat-lambatnya pada 10 Juli 2026. Para pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia tanggal 19 Juni 2026 (cum date).
Total nilai dividen Rp21,9 triliun ini dihitung dari laba bersih TLKM sepanjang tahun 2025 yang mencapai Rp17,81 triliun. Rasio dividen 123% terhadap laba bersih dimungkinkan karena sebagian dana berasal dari laba ditahan periode sebelumnya, menunjukkan komitmen perseroan dalam memberikan pengembalian maksimal kepada pemegang saham.
Sepanjang tahun 2025, Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp146,74 triliun, EBITDA sebesar Rp72,24 triliun, dan laba bersih Rp17,81 triliun. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa dalam memperhitungkan pembayaran dividen, perseroan mempertimbangkan keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang.
Konteks
Pembagian dividen di atas 100% laba bersih merupakan langkah yang relatif jarang dalam praktik korporasi, namun dapat dilakukan perusahaan yang memiliki posisi kas kuat dan laba ditahan memadai. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap stabilitas arus kas operasional, meskipun perseroan menghadapi berbagai tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025.
Dian Siswarini menjelaskan bahwa meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian, fundamental bisnis perseroan tetap terjaga dan arus kas semakin menguat. Perseroan juga melakukan percepatan depresiasi sebagai bagian dari agenda total governance reset, yang berdampak pada kontraksi laba bersih. Namun, dampak tersebut bersifat non-cash sehingga tidak mengganggu kesehatan operasional dan posisi kas perseroan.
Dalam industri telekomunikasi, stabilitas dividen menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor yang mencari pendapatan reguler. Sebagai BUMN strategis dan salah satu emiten bluechip di Bursa Efek Indonesia, kebijakan dividen Telkom selalu menjadi perhatian pasar.
Apa Artinya
Bagi pemegang saham TLKM, keputusan ini memberikan imbal hasil dividen yang atraktif. Dengan dividen Rp221 per saham, yield dividen akan bergantung pada harga saham saat cum date. Investor yang ingin mendapatkan dividen perlu membeli saham sebelum atau pada 19 Juni 2026, karena setelah tanggal tersebut saham akan diperdagangkan ex-dividen.
Pembagian dividen sebesar 123% dari laba bersih-termasuk dana dari laba ditahan-menandakan bahwa manajemen yakin dengan posisi likuiditas dan tidak melihat kebutuhan ekspansi besar yang memerlukan retensi kas signifikan dalam jangka pendek. Ini bisa diinterpretasikan sebagai sinyal positif tentang kekuatan arus kas operasional perseroan.
Namun, perlu dicermati bahwa rasio pembayaran dividen yang tinggi ini mungkin tidak berkelanjutan setiap tahun, terutama jika perseroan membutuhkan dana untuk investasi infrastruktur digital atau ekspansi bisnis baru. Investor perlu memantau kebijakan dividen periode mendatang dan bagaimana perseroan menyeimbangkan antara distribusi kepada pemegang saham dengan kebutuhan pertumbuhan bisnis di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.
Bagi pemegang saham institusi dan ritel yang mencari pendapatan dividen stabil, TLKM tetap menjadi pilihan menarik. Namun, analisis fundamental berkelanjutan tetap diperlukan untuk memahami prospek jangka panjang perusahaan di tengah transformasi industri digital.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Kapan dividen TLKM dibayarkan dan siapa yang berhak menerima?
Mengapa dividen TLKM bisa mencapai 123% dari laba bersih 2025?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.