MLBI Bagikan Dividen Final Rp561/Saham, Total Rp1,18 Triliun
PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) akan membayarkan dividen tunai final tahun buku 2025 sebesar Rp1,18 triliun atau Rp561 per saham. Pembayaran dijadwalkan 10 Juli 2026, setelah sebelumnya membagi dividen interim Rp190 per saham.
PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), produsen Bir Bintang, akan membagikan dividen tunai final untuk periode tahun buku 2025 senilai Rp1,18 triliun atau setara Rp561 per saham. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026.
Pembagian dividen final ini merupakan kelanjutan dari dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya sebesar Rp190 per saham atau setara Rp400,33 miliar pada 12 Desember 2025. Dengan demikian, total dividen yang dibagikan MLBI untuk tahun buku 2025 mencapai Rp751 per saham.
Rincian Jadwal Pembagian
Berdasarkan ketentuan yang ditetapkan, investor yang ingin mendapatkan dividen final MLBI perlu memperhatikan jadwal berikut:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 19 Juni 2026
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 22 Juni 2026
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 23 Juni 2026
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 24 Juni 2026
- Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak: 23 Juni 2026
- Pembayaran Dividen: 10 Juli 2026
Investor yang membeli saham MLBI hingga 19 Juni 2026 di pasar reguler dan negosiasi masih berhak mendapatkan dividen final ini. Sementara pembayaran dividen akan dilakukan pada 10 Juli 2026.
Konteks Kinerja Keuangan
Pembagian dividen ini didukung oleh kinerja keuangan MLBI yang solid sepanjang 2025. Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,18 triliun pada 2025, naik 3,62 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 yang sebesar Rp1,14 triliun.
Kenaikan laba bersih ini menunjukkan kemampuan MLBI dalam mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri minuman beralkohol di Indonesia. Sebagai produsen minuman beralkohol dengan merek terkenal seperti Bir Bintang, MLBI memiliki posisi pasar yang kuat dalam segmennya.
Kebijakan pembagian dividen MLBI yang mencakup dividen interim dan final menunjukkan komitmen manajemen dalam memberikan return kepada pemegang saham secara konsisten. Dividen interim yang dibagikan pada Desember 2025 memberikan likuiditas lebih awal kepada investor, sementara dividen final disesuaikan dengan kinerja penuh tahun buku.
Apa Artinya bagi Investor
Pembagian dividen total Rp751 per saham untuk tahun buku 2025 (interim + final) mencerminkan kebijakan distribusi kas yang cukup agresif dari MLBI. Implikasinya, perusahaan memiliki arus kas operasional yang sehat untuk membagikan hampir seluruh laba bersihnya kepada pemegang saham.
Bagi investor jangka panjang, konsistensi pembagian dividen ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang mengutamakan passive income dari investasi saham. Namun perlu dicermati bahwa dividen yang tinggi juga berarti perusahaan mungkin tidak banyak menahan laba untuk ekspansi atau investasi jangka panjang.
Investor yang belum masuk perlu memperhatikan pergerakan harga saham menjelang cum date, karena biasanya terjadi window dressing. Sementara pemegang saham existing yang berencana menjual dapat mempertimbangkan untuk menahan posisi hingga mendapat hak dividen, mengingat nilai dividen final yang cukup material di Rp561 per saham.
Secara keseluruhan, aksi korporasi ini menunjukkan kesehatan finansial MLBI dan kepercayaan manajemen terhadap stabilitas bisnis ke depan, meski investor tetap perlu memantau perkembangan regulasi dan dinamika industri minuman beralkohol di Indonesia.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Kapan terakhir investor bisa membeli saham MLBI untuk dapat dividen final?
Berapa total dividen MLBI untuk tahun buku 2025?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.