Makroekonomi
Tapering
Pengurangan stimulus moneter
Proses pengurangan pembelian aset oleh bank sentral (reverse quantitative easing). Tapering Fed 2013 memicu "taper tantrum" - modal keluar masif dari emerging markets termasuk Indonesia.
Tapering adalah proses bank sentral secara bertahap mengurangi program pembelian aset yang sebelumnya dipakai untuk menyuntikkan likuiditas ke ekonomi. Ini merupakan kebalikan dari pelonggaran kuantitatif (quantitative easing), dan menandakan bank sentral mulai menormalkan kebijakan setelah masa stimulus.
Tapering berbeda dari menaikkan suku bunga: ia mengurangi laju penambahan likuiditas, bukan langsung mengetatkan. Namun sinyalnya tetap penting bagi pasar, karena mengisyaratkan era uang longgar mulai berakhir. Reaksi pasar terhadap sinyal ini bisa cepat dan tajam.
Bagi negara berkembang termasuk Indonesia, tapering di ekonomi besar dapat memicu pembalikan arus modal asing ketika imbal hasil di negara maju menjadi lebih menarik. Pengalaman taper tantrum menunjukkan komunikasi bank sentral sangat memengaruhi gejolak pasar.
Pertanyaan umum
- Apa itu tapering?
- Tapering adalah pengurangan bertahap pembelian aset oleh bank sentral, yaitu kebalikan dari pelonggaran kuantitatif, sebagai langkah menormalkan kebijakan moneter.
- Apa beda tapering dan menaikkan suku bunga?
- Tapering mengurangi laju penambahan likuiditas dengan memangkas pembelian aset, sedangkan menaikkan suku bunga langsung membuat biaya pinjaman lebih mahal; keduanya sama-sama bagian dari pengetatan.