Grup Djarum Resmi Kendalikan Emiten Infrastruktur Telkom BACH
Grup Djarum menjadi pengendali PT Bach Multi Global Tbk (BACH) pada Juli 2026, memperlebar sayap bisnis ke sektor genset dan infrastruktur telekomunikasi.
Pengendali Baru: Grup Djarum
Aksi Korporasi
Auto-updateAkuisisi, merger, rights issue, dividen, buyback, tender offer - dirangkum dari sumber media keuangan tepercaya dan dicocokkan dengan sumber aslinya sebelum tayang. Setiap berita mencantumkan tautan sumber.
Grup Djarum menjadi pengendali PT Bach Multi Global Tbk (BACH) pada Juli 2026, memperlebar sayap bisnis ke sektor genset dan infrastruktur telekomunikasi.
Pengendali Baru: Grup Djarum
PT Elnusa Tbk mengumumkan program pembelian kembali saham senilai Rp100 miliar yang akan dilaksanakan mulai 3 Agustus hingga 2 November 2026 untuk menjaga stabilitas harga di tengah fluktuasi pasar.
Nilai Buyback: Rp100 miliar
PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk memperpanjang program buyback senilai Rp7 miliar untuk periode 1 Agustus-31 Oktober 2026, sebagai bentuk keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Nilai Buyback: Rp7 miliar
PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) mengumumkan pergantian pengendali setelah PT Sinergi Internasional Investama mengakuisisi 51% saham dari PT Prambanan Investasi Sukses pada 30 Juli 2026. Tender offer wajib akan menyusul.
Pengendali Baru: PT Sinergi Internasional Investama (SII)
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) membagikan dividen interim kedua Rp40 per saham senilai Rp230,35 miliar dengan yield 2,25%. Sementara PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) merencanakan penerbitan hingga 271,51 juta saham baru lewat private placement untuk modal kerja dan akuisisi.
Dividen SMSM: Rp40/saham (Rp230,35 M)
Sepuluh emiten di BEI membagikan dividen tunai kepada pemegang saham pada 31 Juli 2026, termasuk ERAA dengan total Rp389,6 miliar atau Rp25 per saham dan WIFI sebesar Rp10,62 miliar.
Jumlah Emiten: 10 emiten
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 3 miliar berdasarkan keputusan RUPST. Manajemen menyatakan pembagian dividen dilakukan bersamaan dengan strategi penguatan kapasitas usaha.
Nilai Dividen: Rp 3 miliar
PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp40,93 miliar atau Rp2,5 per saham, setara 7% dari laba bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk. Recording date ditetapkan pada 11 Agustus 2026.
Nilai Dividen Interim: Rp40,93 miliar
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) berencana menerbitkan maksimal 271,5 juta saham baru melalui private placement, setara 10% dari modal disetor. Prospektus telah diterbitkan 30 Juli 2026, dengan dana akan digunakan untuk modal kerja dan kebutuhan grup usaha.
Jumlah Saham Baru: Maksimal 271.505.380 saham
Sebanyak delapan emiten tercatat membayar dividen tunai kepada pemegang saham pada 30 Juli 2026. PT Transcoal Pacific (TCPI) membagikan Rp32,5 miliar dan PT Trust Finance Indonesia (TRUS) Rp48 miliar.
Jumlah emiten: 8 emiten
RUPST BRI menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham, rekor tertinggi dalam sejarah bank pelat merah tersebut. Pembagian dividen mencerminkan kinerja laba bersih konsolidasian Rp57,132 triliun.
Total Dividen: Rp52,1 triliun
PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) menerima dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp24,6 miliar dari PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM), anak usaha yang dimiliki 82,08%. Pembayaran telah disetorkan pada 29 Juli 2026.
Nilai Dividen: Rp24,62 miliar
Berita dirangkum otomatis dari sumber media keuangan & dicocokkan dengan sumber aslinya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi. Lihat disclaimer.