Makroekonomi
IKK
Indeks Keyakinan Konsumen
Survei BI tentang persepsi konsumen terhadap ekonomi. >100 = optimis, <100 = pesimis.
IKK atau Indeks Keyakinan Konsumen adalah indeks hasil survei yang mengukur persepsi dan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi, baik saat ini maupun ekspektasi ke depan. Di Indonesia, survei ini dilakukan secara berkala oleh Bank Indonesia untuk menangkap sentimen rumah tangga.
Cara membacanya: IKK menggunakan ambang 100 sebagai titik netral. Nilai di atas 100 menandakan konsumen secara umum optimis, sedangkan nilai di bawah 100 menandakan pesimisme. Pergerakan dari bulan ke bulan menunjukkan apakah keyakinan konsumen sedang menguat atau melemah.
Kenapa penting: keyakinan konsumen berkaitan erat dengan kecenderungan belanja dan konsumsi rumah tangga, yang merupakan penopang besar perekonomian. Karena itu IKK sering dipakai sebagai indikator awal untuk membaca arah permintaan domestik, meski perlu dipadukan dengan data ekonomi lain.
Pertanyaan umum
- Apa itu IKK?
- IKK adalah Indeks Keyakinan Konsumen, hasil survei yang mengukur optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi.
- Apa arti IKK di atas atau di bawah 100?
- IKK di atas 100 berarti konsumen cenderung optimis, sedangkan di bawah 100 berarti cenderung pesimis.
- Kenapa IKK penting?
- Karena keyakinan konsumen berkaitan dengan kecenderungan belanja rumah tangga, sehingga IKK menjadi indikator awal arah permintaan domestik.