Bank J Trust Indonesia (BCIC) Tunjuk Raja Pardede sebagai Direktur
RUPST Bank J Trust Indonesia pada 30 Juni 2026 menyetujui pengangkatan Raja Pardede sebagai direktur baru, menambah jumlah anggota direksi menjadi tujuh orang. Pengangkatan menunggu persetujuan uji kemampuan dan kepatutan OJK.
Keputusan RUPST
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk. (BCIC) mengangkat Raja Pardede sebagai direktur baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026. Pengangkatan ini mensyaratkan Raja lolos uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Masa jabatan Raja dimulai sejak ditutupnya rapat tersebut hingga penutupan RUPS tahun 2027 yang dijadwalkan paling lambat pada Juni 2027. Dengan penambahan ini, jumlah anggota direksi Bank J Trust bertambah menjadi tujuh orang.
Profil direktur baru
Raja Pardede membawa pengalaman lebih dari 15 tahun di sektor perbankan, khususnya di bidang credit review/credit analyst, corporate banking, dan marketing perbankan. Sepanjang kariernya, ia pernah menduduki berbagai posisi strategis termasuk Department Head of Marketing, Pemimpin Cabang Utama, Head of Appraisal, Head of Credit Reviewer/Analyst, dan Wholesale Credit Head.
Posisi terakhir Raja adalah sebagai Head of Wholesale Credit Business di PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) sejak 2022. Sebelumnya, ia menghabiskan 20 tahun berkarier di PT Bank Mega Tbk. (MEGA), yang memberikannya basis pengalaman mendalam di industri perbankan nasional.
Komposisi pengurus
Setelah penambahan Raja Pardede, susunan lengkap pengurus Bank J Trust adalah:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Nobiru Adachi
- Komisaris: Nobuiku Chiba
- Komisaris Independen: Benny Siswanto dan Abdullah Firman Wibowo
Direksi:
- Direktur Utama: Ritsuo Fukadai
- Wakil Direktur Utama: Masayoshi Kobayashi
- Direktur: Felix Istyono Hartadi Tiono, Helmi Arief Hidayat, Cho Won June, Widjaja Hendra, dan Raja Pardede
Komposisi ini mencerminkan kepemilikan mayoritas J Trust Co., Ltd dari Jepang atas Bank J Trust Indonesia, dengan kehadiran eksekutif Jepang di posisi kunci komisaris dan direksi utama.
Apa artinya
Pengangkatan Raja Pardede memperkuat jajaran direksi Bank J Trust dengan keahlian spesifik di wholesale credit dan corporate banking-area yang krusial bagi bank dalam mengelola risiko kredit korporasi dan mengembangkan bisnis wholesale.
Pengalaman panjang Raja di Bank Mega dan posisi terakhirnya di Allo Bank menunjukkan pemahaman mendalam tentang lanskap perbankan Indonesia, yang dapat menjadi aset dalam navigasi kompetisi industri dan evolusi regulasi.
Perlu dicermati, pengangkatan ini masih menunggu persetujuan fit and proper test OJK, prosedur standar untuk memastikan calon pengurus bank memenuhi kriteria integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan. Proses ini umumnya memakan waktu beberapa minggu hingga bulan.
Bagi pemegang saham BCIC, penguatan tim manajemen dengan profesional berpengalaman dapat memberikan keyakinan terhadap kapabilitas bank dalam menjalankan strategi bisnis dan mengelola portofolio kredit secara prudent. Komposisi direksi yang lebih besar juga memungkinkan pembagian tugas dan pengawasan yang lebih spesifik di berbagai lini bisnis.
Istilah dalam berita ini
FAQ
Pertanyaan umum
Siapa direktur baru Bank J Trust Indonesia?
Apa syarat pengangkatan Raja Pardede sebagai direktur BCIC?
Aksi korporasi lain
Disclaimer: Ringkasan dirangkum dari sumber aslinya & dicocokkan terhadapnya. Untuk informasi & edukasi, bukan saran investasi atau ajakan transaksi efek. Rujuk sumber asli dan disclaimer lengkap.